Peer-reviewed veterinary case report
Puppies given egg yolk antibodies to fight canine parvovirus
By Leonard, Angel Novelyn et al.·Published in Buletin Veteriner Udayana·2022·View original on Crossref →
PetCaseFinder translated the abstract of this peer-reviewed paper into plain English so pet owners can read it. We do not publish original research — every detail traces back to the citation above. How we work →
Original publication title: Respon Pemberian Imunoglobulin Yolk Anti-Canine Parvovirus pada Anak Anjing yang Dipelihara di Area Terkontaminasi Canine Parvovirus
- Species:
- dog
Plain-English summary
A group of 5 two-month-old puppies living in an area contaminated with canine parvovirus (CPV) were given a daily dose of egg yolk containing specific antibodies (IgY) to see if it could help protect them from infection. Unfortunately, two of the puppies became infected and died, while one puppy was saved after receiving intravenous IgY treatment. The study found that the egg yolk treatment helped maintain protective antibody levels for about 12 days, but it wasn't enough to fully protect the puppies from CPV. Increasing the dosage of the egg yolk antibodies may improve their effectiveness in the future.
People also search for: puppy parvovirus treatment · canine parvovirus symptoms · egg yolk for puppy immunity · how to protect puppies from parvovirus
Abstract
Canine parvovirus adalah virus infeksius yang banyak menyerang anak anjing. Selama ini pencegahan dan terapi infeksi CPV pada anjing sebatas pemberian terapi pendukung. Pencegahan infeksi CPV sangat penting artinya terutama pada anak anjing yang riwayat induknya tidak divaksin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon anak anjing yang diberi kuning telur mengandung IgY anti CPV dosis 3 ml/ekor/hari dan dipelihara di lokasi yang terkontaminasi. Salah satu modalitas yang sangat memungkinkan adalah pemberian antibodi pasif berupa kuning telur mengandung antibodi (Imunoglobulin Yolk/IgY) yang spesifik teradap CPV. Penelitian ini menggunakan 5 ekor anak anjing umur 2 bulan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan (P) yang diberi 3 ml/ekor/hari IgY anti- CPV dengan dosis 214 HI unit dan 2 ekor kelompok kontrol. Selama 14 hari anjing diamati ada tidaknya gejala klinis, serum diuji dengan metoda HI untuk mengetahui adanya antibodi terhadap CPV dan profil leukosit dideteksi melalui ulas darah dan diperiksa secara manual dibawah mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan titer antibodi maternal berada dibawa titer protektif. Pemberian kuning telur mengandung IgY anti CPV mampu mempertahanan titer antibodi protektif sampai hari ke 12 perlakuan. Dari 3 ekor anak anjing yang diberi kuning telur mengandung IgY, dua diantaranya mati karena positif terinfeksi CPV. Satu ekor berhasil diselamatkan setelah terapi Intravena IgY anti CPV. Disimpulkan bahwa pemberian kuning telur IgY anti-CPV dosis 3 ml/ekor/hari belum cukup protektif melindungi anak anjing dari infeksi CPV. Untuk meningkatkan efektifitas pemberian IgY, dosis pemberian dapat ditingkatkan.
Find similar cases for your pet
PetCaseFinder finds other peer-reviewed reports of pets with the same symptoms, plus a plain-English summary of what was tried across them.
Search related cases →Original publication on Crossref: https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i05.p16